insyaallah, setiap hasil karya yang di baca meninggalkan sebuah fatamorgana dan fenomena, maka janganlah kamu terima kecuali hasil karya yang kamu tahu pemikirannya, benar ungkapannya, tajam penanya dan istiqamah dalam pendiriannya; nutrition for home, for health, for life; maximise your emotional spiritual quotient, maximise your potential; catatan ilmu agama (Islam), kemanusiaan, kegemaran dan perniagaan (adenium/kemboja)
Saturday, 3 March 2012
Monday, 20 February 2012
Friday, 25 June 2010
jagalah kehebatanmu dalam empat pekara
Jagalah kehebatanmu dalam empat keadaan; saat kamu belajar bersama orang-orang yang lebih pintar darimu, saat kamu mengajar orang-orang yang lebih tua darimu, saat kamu berselisih dengan orang yang lebih kuat darimu dan saat kamu berbincang dengan orang-orang yang kurang pemikirannya dari kamu.
Thursday, 24 June 2010
membalas kebajikan
Janganlah kamu terlalu kedekut terhadap hak temanmu dengan alasan kecintaan mereka, sesungguhnya hidup ini adalah saling timbal balik. Dan janganlah kamu kedekut terhadap hak Allah s.w.t dengan alasan rahmat-Nya, kerana menunggu kebaikan disertai keburukan adalah tabiat orang-orang bermain catur. Janganlah kamu berharap teman-temanmu membalas kebaikan dengan kebaikan, kerana sifat kedekut adalah sebahagian dari tabiat manusia. Tetapi tunggulah dari Allah s.w.t. agar membalas suatu kebaikan dengan kebaikan dari-Nya. Tidak ada balasan kebaikan kecuali dengan kebaikan (pula).
Wednesday, 23 June 2010
nafsu keenakan
Jika hawa nafsumu menginginkan sesuatu keenakan yang memang itu dibolehkan (mubah) dan engkau tahu bahawa jika kamu melarangnya maka nafsumu akan memberontak dan bersedih, maka turutilah keinginannya. Tetapi jika tidak sampai demikian, maka biasakanlah untuk tidak mengikuti apa kata nafsumu.
diam dan berbicara
Jika kamu sedang berhasrat untuk diam maka saat itu berbicaralah. Namun jika kamu berhasrat untuk berbicara maka diamlah. Kerana syahwat diam adalah ketenangan yang berlebihan dan syahwat bicara itu banyak berbicara yang tidak perlu.
Tuesday, 22 June 2010
the dynamics of in-laws
Here some ways to pave the way for a better relationship with the in-laws.
Never be the bearer of bad news. In all things, let your spouse deal with the his/her family. He/she is their son/daughter, so that is already a plus on his/her side. Whatever he/she says to them will be received with more love and tolerance that what you say. It's fact, accept it.
Take everything with a pinch of salt. You did not grow up in his/her family, therefore you may not be privy to every nuance of their body language or language. They may speak a certain way or act a certain way completely natural to them but that you might find odd or offensive. Therefore, in any situation, don't be tempted to retaliate before you've had a chance to talk to your spouse. It Ma just be a matter of familiarity.
Make and effort. Even though you may not love them like you own parents, you can still show love and effection to your spous's parents. Take the time to find out their favourite food or hobbies, for instance. On special occasions, give them a toughtful gift, Choose their favourite restaurant to go for family dinners.
Accept them for who they are. You have to face the fact that they may never be like your own family to you. That's okay. Learn to accept their flaws and celebrate the positive points and you will be happier in-law.
bukti cinta
Janganlah kamu percaya dengan cinta manusia hingga kamu melihat sikapnya kepadamu saat-saat susah.
bersama tetanggamu
Tiga pekara yang harus kamu sembunyikan dari tetanggamu; auratnya, kekayaannya dan musibah yang menimpanya. Sebarkan tiga pekara dari tetanggamu; kemuliaannya, perhatiannya dan kasih sayangnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)